Minggu, 10 Januari 2016

JAM PASIR



Lonceng berdentang tiga kali..hening...berdentang tiga kali. Berulang
Seakan melantangkan keheningan
Butiran terakhir dalam jam pasir tak lama lagi akan terjatuh
Dalam setiap butirnya telah tertitip berbagai macam emosi dan kenangan
Satu satuan waktu akan terlewati
Satu satuan waktu kembali menanti untuk dilalui


Kutekan perasaan, kutantang tegarku
Namun tak dapat kutahan luapan kesedihan
Kutitipkan luapannya pada setiap embusan napas
Namun kemudian setiap tarikan napas kembali membawa kesunyiannya
Mengkristalkan airmata. Mengendapkannya. Menyembunyikannya

Kata tidak yang terucapkan telah membebaskan
Tetapi perpisahan memenjarakanku untuk saat ini
Ribuan kata berebut mencari makna
Satu yang kueja dengan pasti
AKU AKAN SELALU MENYAYANGIMU
Tak perlu kau pertanyakan. Yakini!


untuk Reana



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

FOLLOWER

READ MORE