Selasa, 07 Juni 2016

SAHABAT



"Menurut kamu, jodoh itu ada di tangan Tuhan atau di tangan manusia?" tanya Dadang
"Jodoh itu ada di tangan manusia" jawab saya.

Jawaban saya mengawali perdebatan panjang kami tentang agama dan juga tentang Tuhan. 

"Sampai sekarang saya masih mempertanyakan Tuhan" pendapat saya yang segera didebat dengan hebat oleh kedua rekan saya. Pendapat itu bagaikan tetes air yang menghancurkan  kitab pusaka yang berisi pemahaman mereka tentang Tuhan.

Jumat, 03 Juni 2016

TULUS


Rentang kesejahteraan sangat lebar di sini. Perbedaannya nampak jelas seperti totol-totol bulu anjing dalmatian. 


Di sebuah warung, seorang wanita nampak kesal. Nasi goreng yang dipesannya terlalu asin. Tak ingin menyiksa indra pengecapnya, dia tidak melanjutkan makan. Belasan ribu rupiah menjadi sia-sia untuk makanan yang mungkin akan berakhir di tempat sampah. Makanan adalah tentang memuaskan indra pengecap, uang tidak menjadi masalah.

Senin, 16 Mei 2016

MUNGKIN



Tanpa fakta, hanya kata mungkin yang mengawali setiap kesimpulan. Bersama beberapa "mungkin", saya mencoba memahami kenyataan. 

Kamis, 28 April 2016

LANGKAH


Beribu pertanyaan mungkin sedang beterbangan di pikiranmu saat ini. Hanya itu yang bisa kau harapkan ketika akan mengunjungi tempat yang sama sekali baru, bukan? 

Tempatkan tanganmu  di atas ulu hatimu dan akan terasa denyut yang kuat. Seakan segala kekhawatiran yang terkandung di dalam pertanyaan-pertanyaanmu itu ingin melepaskan diri dari tubuhmu. 

Jumat, 15 April 2016

DREAMING ABOUT TOMORROW



Berada dalam dunianya sendiri. Dunia di mana imaginasi bebas berkembara, memanen kepingan ide. Ketika setiap tarikan garis membawa sebuah bentuk ke dalam kertas putih.
"Beberapa tarikan garis lagi dan gambar ini akan selesai" pikirnya.
Bibirnya menyunggingkan senyum, menandakan kepuasan. Kepuasan akan sebuah karya yang sebentar lagi selesai.

Rabu, 13 April 2016

16




"

...we had joy we had fun we had seasons in the sun

But the wine and the song like the seasons have all gone..


"
Telah sering kulihat mata seorang ibu yang dulu begitu terluka melepas kepergianmu. Kulihat perjuangan seorang kakak yang dulu begitu kau idolakan. Kulihat seorang adik yang menyembunyikan kata-kata kerinduannya di bisingnya dunia internet. Apakah kau meminta Tuhan mengutusku untuk hadir di antara mereka? Aku sama sekali tak keberatan.

Sudahkah kau bertemu Ledy? Tahukah kau, dulu dia yang memilih lagu yang kami nyanyikan di ibadah pemakamanmu? Tahukah kau, dia meninggal sebagai dosen di Salatiga, kota dimana kau ingin melanjutkan pendidikanmu? 

16 tahun telah berlalu, menggandakan usia kita. Ketika waktu mulai mengeraskan wajah kami, wajah kalian abadi dalam kemudaan. 16 tahun waktu yang lama untuk mengikis kesedihan. Tapi tak akan mengikis bukti bahwa kau pernah hadir dan menjadi sahabat kami. 








Jumat, 25 Maret 2016

BERTAHAN






Melupakannya bukanlah pilihan.
Aku memilih untuk mempertahankan rasa untuknya.
Tanpa durasi.

Minggu, 28 Februari 2016

MENULIS



Kebosanan memuncak di dalam ruangan laboratorium praktek. Mataku tertuju ke pemandangan di luar ruangan. Aku dapat memandangi langit di antara himpitan gedung perpustakaan. Kemudian dalam pikiran mengalir kata-kata:
"
hari ini aku bersyukur karena masih dapat melihat langit,
langit selalu menyadarkanku akan kemanusiaanku
"
Ada sesuatu di dalam kalimat itu yang membuatku segera menuliskannya di selembar kertas laporan praktikum dan mengingatkan diri sendiri untuk segera mengetikkannya di komputer sesampai di kamar kos. Sebaris kalimat itu menjadi awal untuk menuliskan ide, pemikiran, perasaan ke dalam bentuk tulisan.

Senin, 15 Februari 2016

AKAN TETAP KUPUJI TUHANKU


image courtesy of savedart.deviantart.com

Kusodorkan secarik kertas. Berharap pemain keyboard itu akan menyerahkannya kepada penyusun liturgi ibadah hari minggu di gereja, sore ini. Hari ini, 14 Februari 2016, hari minggu, juga hari ulangtahunku yang ke-31. Kebahagiaanku meluap. Ingin memuji Tuhan dengan sebuah pujian di hadapan jemaat. Secarik kertas bertuliskan lirik lagu telah kupersiapkan, kusisipkan dengan baik di dalam saku kemeja. Kugunakan setelan terbaik yang kumiliki.

Rabu, 10 Februari 2016

HITAM

 

Diam,
Tak pernah berusaha membela diri.
Membiarkan diri dihakimi
Sekuat apa kekuatan yang mengikat lidahmu?
Sekuat apa perasaanmu untuk menanggungnya?

FOLLOWER

READ MORE